Senin, 15 April 2013

Orientasi Anggota BPD Kabupaten Bogor



Saya ingin Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan ideal, hal tersebut bukan hanya tergantung dari kinerja kades namun juga ada andil dari BPD


Bupati Bogor H. Rahmat Yasin (RY) berharap ada hubungan yang harmonis antara Badan Permusya waratan Desa (BPD) bersama Kepala Desa (Kades). Hal tersebut ia katakan saat memberikan pengarahan pada orientasi bagi anggota BPD dalam bidang Pemerintahan Desa se-Kabupaten Bogor di Hotel MARS 91, Desa Cipayung,  Kecamatan  Megamendung, Kabupaten Bogor, belum lama ini. “Saya ingin adanya hubungan yang harmonis antara Kades dan BPD, agar kinerja di Pemerintahan Desa dalam melayani masyarakat dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Bupati pun menegaskan anggota BPD hendaknya dapat melaksanakan  tugasnya secara maksimal, serta dapat menjadi penyalur aspirasi masyarakat  “Saya ingin Pemerintahan Desa dapat ber jalan dengan ideal, hal tersebut bukan hanya tergantung dari kinerja kades namun juga ada andil dari BPD. Apalagi anggota BPD itu merupakan pemegang amanah masyarakat desa,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati juga menjelas kan mengenai tunjangan bagi anggota BPD. Ia menyatakan tunjangan bagi para anggota BPD harus dise suaikan dengan kemampuan desa. “Tunjangan ini harus dihitung berdasarkan kemampuan desa, karena jangan sampai tunjangan BPD ini memberatkan desa. Kami Pemerintah Kabupaten (Pem kab) Bogor akan  mensubsidi jika memang ada kekurangan dalam hal tunjangan melalui APBD Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Mengenai orientasi yang diadakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) ini dirasa sangat penting bagi BPD, menurut Bupati melalui orientasi ini kinerja BPD dalam membangun desa dapat dilakukan secara cermat. “Orientasi ini me rupakan cara untuk mentransforma sikan ilmu untuk meningkatkan kinerja BPD dalam melayani masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPMPD Roy Khaerudin mengungkapkan, kegiatan orientasi ini diadakan untuk menyamakan persepsi diantara ketua dan anggota BPD dalam menyelengga ra kan Pemerintahan Desa yang strategis, mandiri, dan sejahtera. “Ini me rupakan kewajiban kami untuk menyelenggarakan bimbingan teknis bagi kinerja mereka, sehingga pembangunan di de sa dapat berjalan secara maksimal,” ung kapnya.

Kegiatan orientasi ini dilaksanakan selama dua hari, terhitung mulai hari ini hingga esok (22/1). Sebanyak 417 ketua BPD dari seluruh desa di Kabupa ten Bogor akan mendapatkan materi mengenai pengawasan, pengendalian dan pengelolaan administrasi keuangan desa, tata cara penyusunan produk hukum, pengantar manajemen keuangan desa, tugas pokok dan fungsi serta wewenang BPD, manajemen Pemerintahan Desa, Laporan Pertanggungjawaban Pemerintahan Desa, Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Masa Jabatan. ARI

(Sumber : Majalah Inovasi Kabupaten Bogor Edisi 38 Januari 2013)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar